The Most Memorable Feedback in My Life πŸ§‚

 The Most Memorable Feedback in My Life πŸ§‚


Pada kesempatan kali ini saya mau cerita sedikit nih hal apa yang membuat saya berubah menjadi lathifa yang saat ini. 

Kembali pada tahun 2014, dimana saya saat itu sedang menempuh pendidikan SMP di kota Batu Jawa Timur. Bisa dikatakan bahwasan nya saya merupakan anak pondok. Ya saya menempuh pendidikan SMP dan SMA di sebuah boarding school yang ada dibawah kaki gunung Panderman, lebih tepatnya dibawah bukit paralayang. Pada tahun-tahun tersebut saya merupakan anak yang sedang berproses menuju dewasa, masih labil, masih naik turun emosinya, dan belum bisa mengontrol diri dengan baik. Dengan begitu terjadilah saya yang tidak memiliki banyak teman, banyak yang mengucilkan saya, dan tidak menyukai saya. Jika saya ingat kembali masa itu..., sangatlah menyedihkan dan ingin menangis. 

Hingga pada suatu hari saya melemparkan pertanyaan kepada teman yang saya anggap mau mendengarkan dan membantu saya terkait kenapa teman-teman terutama teman kamar tidak menyukai saya, memperlakukan saya berbeda, atau bahkan tidak menganggap saya ada.  Pada teman saya tersebut saya bercerita panjang lebar terkait apa yang saya rasakan atas apa yang telah mereka lakukan pada saya. Lantas teman saya menjawab, "Cobalah untuk evaluasi diri lathifa...".  Dengan cerita yang saya sampaikan tersebut kepada teman saya, teman saya menyampikan ulang kepada teman-teman kamar. Dari hal tersebutlah diadakan forum kamar untuk memberikan feedback kepada saya. Adapun feedback yang diberikan oleh teman-teman saya yakni : 

1. Segala sesuatu tidak perlu ditanggapi dengan marah, cerna terlebih dahulu, evaluasi dan apa yang baik terapkan apa yang tidak tinggalkan

2. Jangan terlalu baperan

2. Perbanyak senyum 

3. Hati-hati dalam berbicara

4. Just be yourself

5. Cobalah terbuka dengan orang-orang

6. Jadilah pribadi yang menyenangkan

Dari feedback tersebutlah saya secara perlahan-lahan berubah menjadi lathifa yang saat ini yakni sebagai orang yang friendly, mudah bergaul, dan bisa mengontrol emosi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembaran Buku ke Dua

"Kesuksesan itu hanya untuk orang yang berbakat"